Estafet Literasi: Menjaga Nyala Api KBM di Era Baru
Moh. Alim
Pada 26 Desember 2025, Komunitas Literasi Kita Belajar Menulis (KBM) telah melakukan reorganisasi melalui mekanisme aklamasi yang telah kita sepakati bersama secara daring. Beberapa anggota KBM yang hadir mengusulkan satu nama beserta alasan yang menguatkan. Tak lama, nama yang muncul hanya satu, disepakatilah nama Mbak Dela Anggraeni sebagai ketua baru KBM untuk periode tahun 2026-2028. Kepemimpinan bukanlah tentang menduduki kursi jabatan, melainkan tentang memastikan tongkat estafet berpindah ke tangan yang tepat pada waktu yang tepat.
Awal mula saya mendapatkan amanah menjadi ketua KBM itu atas penunjukan oleh Pendiri KBM, Pak Slamet Widodo pada acara Tasyakuran dan Ngopi Literasi Hari Ulang Tahun Ketiga KBM bertempat di kediaman Mbak Mukarromatun Nisa’, Soko Tuban dan forum menyetujui. Tidak boleh ada penolakan. Dalam KBM kita memegang prinsip sam’an wa tho’atan, sebagaimana prinsip identitas santri yang sedang belajar.
Terhitung Sejak saat itu, 18 Oktober 2020, hingga 26 Desember 2025, selama lebih dari lima tahun menjabat, KBM telah membuktikan diri bukan sekadar komunitas hobi, melainkan ekosistem produktif. Kita telah melewati berbagai hal dengan hasil yang bisa kita rasakan sampai saat ini, antara lain: pertama, pelatihan daring berkelanjutan. Kita sukses menyelenggarakan rangkaian kelas kepenulisan intensif yang menjangkau penulis dari berbagai daerah, meruntuhkan batasan jarak melalui media digital.
Kedua, Ruang Diskusi Online. Diskusi rutin yang kita adakan telah menjadi ruang belajar bagi ide-ide segar, mengasah ketajaman berpikir, dan memperdalam teknik kepenulisan setiap anggota keluarga KBM.
Ketiga, Tradisi menulis buku tahunan, yang mohon maaf sudah berapa kali tidak tercapai. hiiii. Capaian yang paling membanggakan adalah konsistensi dalam menerbitkan buku setiap tahun. Ini adalah bukti otentik bahwa komunitas menulis itu masih ada dan kesibukan bukan penghalang bagi lahirnya sebuah karya monumental. Program ini harus disukseskan dan digalakkan kembali.
KBM harus terus berdiri. Kualitas anggotanya sudah sangat mumpuni. Nama KBM sangat diperhitungkan di berbagai kalangan akademisi. Kita mengetahui bersama, hampir seluruh anggota KBM memiliki peran yang sangat penting di bidang dan domisilinya masing-masing. Saya meyakini itu adalah salah satu hasil dari jerih payah pembelajaran yang dilakukan anggota dalam rumah KBM.
Saya menyaksikan sendiri bagaimana anggota keluarga KBM, di tengah padatnya jadwal kerja dan urusan personal, tetap menyediakan ruang di pikiran mereka untuk merangkai kata yang meskipun tidak dikirim di grup KBM namun telah diposting di berbagai media online dan media ilmiah lainnya. Literasi bagi keluarga KBM bukan lagi sekadar kegiatan, melainkan nafas yang memberi makna pada rutinitas.
Kepada ketua KBM yang baru, terimalah amanah ini dengan hati yang lapang. Usia muda tidak menjadi penghalang untuk memimpin suatu organisasi atau komunitas, asalkan kompetensi dalam diri pemimpin tersebut mumpuni dan memiliki rasa ingin belajar. Memimpin komunitas literasi adalah tentang merangkul berbagai pemikiran dan menyatukan visi. Jadilah pendengar yang baik bagi setiap pemikiran anggota dan mengambil pelajaran darinya.
Modal kedua adalah inovasi Tanpa Batas. Jangan takut untuk mencoba format baru. Literasi terus berkembang, dan KBM harus tetap relevan dengan zaman tanpa kehilangan jati dirinya. Pertahankan tradisi menulis buku tahunan yang ada di KBM, karena itulah jejak sejarah yang akan kita wariskan kepada generasi mendatang.
Menulis adalah cara kita mengabadi, dan organisasi adalah wadah kita berbagi. Pergantian pemimpin adalah cara kita memastikan bahwa ide-ide segar akan selalu mengalir tanpa henti.
Pemilihan secara aklamasi daring ini adalah bukti kepercayaan penuh kita terhadap masa depan KBM. Sebagai ketua yang purna tugas, saya meyakini bahwa di bawah kepemimpinan yang baru, KBM akan terbang lebih tinggi dan melahirkan lebih banyak karya hebat. Mari kita dukung penuh langkah baru ini demi kemajuan literasi Indonesia.
Ngisor Pring - Baru Lor, 27 Desember 2025, 23.53 ID.

Keren Pak Alim. Mari kita bangkitkan kembali tradisi menulis di blog pribadi
BalasHapusInsyaallah, Pak Slamet.
HapusTadi dapat saran dari Pak Usman agar membeli domain yang sederhana dan terjangkau.